Anesthesi Veteriner

Halo teman2ku sesama calon dokter hewan, calon paramedis, atau yang udah jadi dokter hewan maupun paramedis. Saya mau bagi-bagi ilmu nih. Mungkin sebagian udah ada yang tahu atau menguasai kali yah.He8. Yah.. hitung-hitung belajar lagi deh. Mohon dikomen klo ada yang salah ya!

Sebenarnya sebulan kemaren  udah pernah nulis artikel ini di blog lama, tp karena kesalahan translate dan revisi revisi lagi saya hapus aja yang postingan lama sekalian ngapus blog lama dan bikin blog baru.he8.

Ayo kita belajar bersama!! Viva veteriner!!

PENDAHULUAN

Sudah menjadi kewajiban dari seorang dokter hewan untuk memelihara peralatan yang digunakan dalam praktek kedoktrean hewan. Jadwal perawatan peralatan akan berbeda-beda; bagaimanapun juga perlu dibuat dokumen sistem perawatan peralatan tersebut. Perawatan peralatan termasuk kegiatan pengadaan perlengkapan dan obat-obatan, pembersihan peralatan secara rutin dan pengecekan fungsi dari peralatan yang ada.

Peralatan dasar dalam prosedur anastetik antara lain jarum, syring, cateter intravena, plester cateter, larutan heparin (2 IU/ml heparin per mm dari 0,9% saline), berbagai ukuran endotrakheal tube, laryngoscope, lubrikan untuk endotracheal tube, ophtalmic lubricant, oksigen, alat untuk manual ventilasi (kantung Ambu atau mesin anestesi), dan anastetik. Jika gas anastesi digunakan, sebuah mesin anastesi, pengatur pernafasan, kantung nafas dan masker harus tersedia. Akhirnya, kotak obat emergensi harus tersedia selama proses anestesi.

CATETER

Akses intravena harus tersedia pada semua hewan yang teranastesi, dapat berupa intravenous cateter atau dalam jangka pendek berupa butterfly needle. Cateter intravena memungkinkan untuk dilakukannya pemberian cairan selama periode anastesi penambahan anastetik (terutama bila dilakukan teknik anastesi secara injeksi) dan penambahan obat yang dibutuhkan saat emergensi anastesi seperti cardiopulmonari arrest. Akses intravena secara terus-menerus dilakukan dengan jarum hypodermic yang melekat pada syring yang direkatkan pada tungkai hewan tidak dapat menjamin adanya akses ke vaskuler. Tipe ini diasosiasikan dengan berbagai komplikasi seperti kehilangan akses dan secara subcutaneus dari pada intravena.

ENDOTRACHEAL TUBE

Endotrakheal tube berfungsi untuk menghubungkan sirkuit anastesi dengan saluran pernafasan hewan. Walaupun tidaklah penting untuk menggunakan endotrakheal tube ketika hanya menggunakan anastesi secara injeksi, tube harus tersedia apabila suatu saat terjadi henti nafas yang membutuhkan bantuan ventilasi dan penghantaran oksigen atau pada saat resiko regurgitasi dan aspirasi meningkat (terutama pada hewan yang tidak dipuasakan secara baik sebelumnya, yang memiliki sejarah muntah atau bagi yang mengandung). Beberapa dokter hewan lebih memilih menggunakan endotrakheal tube secara rutin selama menggunakan anastesi injeksi sebagai upaya pencegahan. Penggunana endotrakheal tube secara rutin walaupun pada anastesi injeksi, menjamin hewan menerima suplemen oksigen selama periode anastesi. Selain itu, resiko komplikasi timbul hewan menjadi apnia selama penggunaan dikurangi.

Cuffed endotrakheal tube adalah jenis yang paling sering digunakan pada dunia dokter hewan. Jenis ini mnenyediakan efek yang efektif pada saluran pernafasan, mencegah aspirasi dan mensuport ventilasi. Cuffed endotrakheal tube tersedia dalam berbagai ukuran. Mereka dikelompokkan berdasarkan internal diameter (ID) dari masing-masing tube. Ukuran 2,5-14 mm ID digunakan untuk anjing, kucing, babi, ruminansia kecil dan ukuran 16-30mm ID digunakan pada ruminansia besar dan kuda. Uncuffed endotrakheal tube biasa digunakan pada hewan yang sangat kecil (kitten, puppies) karena jenis ini mempertahankan diameter saluran udara yang lebih besar. Jenis ini juga digunakan pada burung, karena cincin trakhea burung yang utuh menjadikan trakhea kurang baik untuk cuffed endotrakheal tube.

LARYNGOSCOPE

Laryngoscope digunakan untuk penempatan endotrakheal tube (intubation) dan untuk mengurangi resiko komplikasi selama endotrakheal tube intubasi. Meskipun penggunaan laryngoscope sebaiknya digunakan secara rutin, penggunananya terutama sangat menguntungkan ketika mengintubasi ruminansia kecil, babi, kucing dan anjing brachycephalic. Sebuah laryngoscope seharuasya digunakan untuk intubasi pada hewan yang memiliki ganguan saluran pernafasan atas. Laryngoscope terdiri dari baterai dan mata pisau (bagian) yang dapat dilepas. Bagian yang dapt dilepas tersebut terdiri dari beberapa bentuk dan ukuran.

MESIN ANESTESI

Mesin anastesi adalah suatu sediaan canggih yang didesain untuk menguapkan anastetik cair dan mengirimkan anastetik secara aman dan dalam konsentrasi yang akurat. Walaupun desain mesin ini sangat kompleks dan dalam tipe yang berbeda-beda, mereka memiliki prinsip desain yang sama. Pemahaman terhadap desain mesin ini penting untuk perawatan dan keamanan dalam penggunaan mesin ini.

Pada dasarnya, dapat dikatakan mesin anestesi sebagai mixing mesin yang mencampurkan gas pembawa dengan uap anastetik, mengirimkan oksigen ke hewan, menghilangkan ekspirasi karbon dioksida, mengatur ventilasi hewan dan mengatur cara pembuangan sisa gas anastetik.

Gas pembawa yang umum digunakan adalah oksigen, walaupun nitrogen oksida kadang digunakan sebagai gas pembawa tambahan yang menyediakan beberapa level suplement dari analgesik. Nitrogen oksida tidak pernah digunakan sendiri sebagai gas pembawa. Gas-gas ini disuply ke dalam tabung bertekanan tinggi yang dapat menyimpan gas dalam volume besar. Tabung ditandai dengan penggunaan warna tergantung pada kandungannya dan diklasifikasikan berdasarkan ukuran. Tabung oksigen dapat berwarna putih atau hijau (USA), dan yang mengandung nitrogen oksida berwarna biru. Tekanan dalam tabung diukur. Untuk tabung oksigen yang berisi penuh tekanan berkisan 2200 psi. Tekanan semakin menurun sejalan dengan pengosongan tabung. Tabung dengan tekanan 2200psi mengandung 700L oksigen. Bila tekanan menjadi 1100 psi berarti volume mengandung 350L oksigen.

Gas dari tabung melewati pengatur tekanan yang menurunkan tekanan gas saat gas memasuki mesin anastetik. Dengan tekanan yang rendah gas bergerak melalui flowmeter, yang jika terbuka mengirimkan sejumlah gas (ml/min) ke vaporizer dan sikuit pernafasan. Sebagian besar mesin anastesi akan mengandung katup oksigen. Katup ini mengirim oksigen 35-75L/min menuju pengeluaran gas, dengan melalui vaporizer dan secara cepat memenuhi alat bantu pernafasan. Oksigen dikirimkan dalam aliran yang tinggi (35-75L/min) ke tempat gas segar, dengan melalui mesin vaporizer dan dengan cepat membantu alat bantu nafas dengan oksigen. Katup dapat digunakan untuk untuk menurunkan konsentrasi dari anastetik dalam alat bantu pernafasan. Dengan membilas dengan oksigen dapat mengakibatkan penurunan kadar anastetik atau membantu recoveri \dari anastetik. Satu-satunya gas yang dikirim ke alat bantu pernafasan adalah oksigen, aliran oksigen sebaiknya jangan digunakan untuk memompa kantung pernafasan kecuali diinginkan penurunan dari anastesi yang dalam. Aliran oksigen sebaiknya jangan dihubungkan saat katup tertutup atau saat non alat bantu pernafasan digunakan karena dapat mengakibatkan pengiriman tekanan udara berlebih.

Vaporizer mengubah cairan anastetik menjasi uap yang kemudian dikombinasikan dengan gas dan kemudian dan kemudian dikirimkan ke alat bantu pernafasan. Alat vaporizer sangat kompleks. Sebagian besar vaporizer menyediakan konsentrasi uap berdasarkan pada pengaturan yang telah dilakukan, tanpa memperhatikan suhu dan jumlah aliran udara. Junis ini disebut precision vaporizer. Nonprecisoin vaporizer mengirimkan uap anastetik tanpa memproduksi konsentrasi uap yang cermat. Sebagai tambahan, output berubah-ubah tergantung pada temperatur, jumlah aliran gas yang mengalir dalam vaporizer ,dan ventilation rate dan kedalaman ventilasi dari hewan. Walaupun nonprecisoin vaporizer lebih murah dan telah digunakan secara luas pada dunia kedokteran hewan, jenis precisoin vaporizer lebih baik karena dapat mengirimkan konsentarsi uap anestetik tanpa terpengaruh pada jumlah aliran gas, temperatur dan ventilasi.

Vaporizer dapat terletak diluar alat bantu pernafasan (di luar aliran) atau dapat pula dalam aliran alat bantu pernafasan. Vaporizer yang terletak di luar secara umum pada precisoin vaporizer, dan untuk vaporizer yang terletak pada aliran adalah tipe nonprecisoin vaporizer.

BREATHING SYSTEM

Gas segar yang telah tercampur meninggalkan mesin. Gas segar memasuki alat bantu pernafasan yang berhubungan dengan hewan, baik yang langsung atau melalui endothacheal tube atau melalui masker wajah.

Alat bantu pernafasan tipe circle (berputar) adalah jenis yang sering digunakan pada dunia kedokteran hewan. Ukuran yang tersedian antara lain; pediatrik (<7kg), dewasa (7-135 kg) dan hewan besar (>135 kg). Jenis- jenis ini berbeda pada kedalaman diameter dan volume. Sebagaimana namanya, gas bergerak dan berputar melingkar melalui sirkuit. Karena itu hewan menghirup kembali gas hasil ekspirasi sebelumnya. Pergerakan gas yang berputar dalam sirkuit dibantu oleh katup satu arah pada sirkuit yang langsung mengalirkan gas. Karena jumlah CO2 yang semakin bertambah  dalam sirkuit dapat mengganggu hewan, maka CO2 dihilangkan dengan menggunakan soda kapur atau kapur barium hidroksida yang terdapat pada tabung pengisap. Sebagian besar granul absorbent mengandung indikator yang dapat terlihat bila granul telah terpakai/ digunakan. Perubahan warna yang jelas pada granul mengindikasikan perlunya granul yang baru. Terubahan texture juga terjadi pada granul, menjadi lebih keras apabila telah habis digunakan. Walaupun alat bantu pernafasan tipe circle telah membagi antara cabang inspirasi dan ekspirasi, tipe F sirkuit termasuk dalam tipe circle dengan sumbu yang sama. Sirkuit F universal sama dengan sirkuit Bain nonrebreathing pada bentuknya, namun sangat berbeda pada prinsip desainnya.

Alat bantu pernafasan tipe circle mengandung kantung nafas yang munyuplai kebutuhan pernafasan hewan. Kantung pernafasan juga digunakan untuk menyediakan ventikasi manual. Pemilihan kantung nafas yang sesuai dilakukan berdasarkan tidal volum (10mg/kg)  dengan 6 faktor. Kantung nafas yang tersedia bagi hewan dengan berat kurang dari 135 kg adalah ukuran 0,5-, 1-, 2-, 3-, 5-, dan 6-L, dan untuk hewan dengan berat lebih dari 135kg menggunakan ukuran 15-, 20-, dan 30-,.

Jumlah aliran udara segar yang digunakan dalam sirkuit berbeda-beda. Jumlah aliran udara yang memenuhi kebutuhan metabolik oksigen hewan (hewan kecil, 4-10 ml/kg/min; hewan besar 2-3ml/kg/min) digunakan dengan sistem circle tertutup. Dengan tipe jumlah aliran , katup tetutup dan udara segar mengalir untuk memenuhi konsumsi oksigen hewan. Konsumsi udara ini terlihat dari penurunan volume gas pada kantung nafas. Penggunaan aliran ini lebih ekonomis, memungkinkan penyimpanan suhu dan kelembaban dalam aliran dan menjaga dari pollutant luar. Penggunaan aliran udara ini membutuhkan kewaspadaan untuk mencegagah pengiriman gas yang tidak seharusnya. Aliran semitertutup dibentuk dari aliran udara segar dengan jumlah tiga kali lebih besar dari kebutuhan oksigen metabolik hewan (hewan kecil membutuhkan 30 ml/kg/min; hewan besar membutuhkan 6-10ml/kg/min). Dengan besarnya aliran udara ini mengakibatkan terbukanya katup. Walaupun jenis aliran ini kurang ekonomis dan dapat mengalami polusi, tipe ini dapat menyediakan keamanan yang lebih bagi hewan. Bagaimanapun juga aliran udara segar digunakan selama priode maintenance, jumlah induksi aliran pada masker, periode yang singkat selama intubasi dan hubungan dengan alat bantu pernafasan (2-5 menit) harus ditingkatkan (kecuali untuk sirkuit tipe nonprecisoin vaporizer) untuk memfasilitasi pengiriman gas anastesi kepada hewan dan untuk membantu denitrogenation hewan. Sejumlah dua sampai tiga kali aliran maintenance akan mencukupi (100ml/kg/min).

Nonrebreathing saluran pernafasan juga digunakan pada pengobatan hewan kecil (<5-7kg). Tipe ini memungkinkan untuk memindahkan gas hasil ekspirasi dengan aliran udara segar yang tinggi, meniadakan CO2 absorbent. Desain yang simple mengurangi pertahanan yang berhubungan dengan pernafasan, oleh karena itu banyak digunakan pada hewan kecil. Nonrebreathing sistem tidak seekonomis pada rebreathing sistem karena tingginya jumlah aliran  udara segar yang digunakan. Aliran udara yang tinggi ini juga meningkatkan polusi yang berhubungan dengan gas buangan dan mengurangi temperatur serta kelembaban dari gas yang terinspirasi. Tekanan aliran udara bervariasi, berdasar pada sistem khusus, akan tetapi berkisar antara 100-300ml/kg/min. Jenis nonrebreathing sistem yang sering digunakan adalah Bain sistem. Tekanan aliran yang sesuai saat menggunakan sistem Bain adalah 150-200 ml/kg/min.

Di rumah sakit hewan, dimana digunakan anastesi inhalasi, penting kiranya untuk mengurangi keterpaparan personil dari hasil buangan gas anastesi. Pengurangan polusi lingkungan difasilitasi oleh adanya katup pengumpul gas buangan, pemeriksaan kebocoran peralatan dan teknik pengerjaan yang meminimalisir polusi lingkungan. Komponen dari pengumpul gas buangan termasuk alat penangkap gas, penghubung dan sistem pembuangan. Beberapa pertimbangan yang dapat dilakukan untuk mengurangi keterpaparan gas buangan antara lain:

  1. Pengisian vaporizer dilakukan pada akhir hari kerja, saat hanya terdapat sedikit orang.
  2. Perawatan untuk mencegah kerusakan
  3. Menggunakan aliran udara yang rendah bila memungkinkan.
  4. Recoveri hewan pada area yang berventilasi baik dan menghubungkan hewan ke alat bantu pernafasan selama memungkinkan sehingga gas buangan dapat dikumpulkan.
  5. Tidak menyalakan vaporizer hingga hewan terhubungkan tengan mesin.
  6. Menggunakan masker jika dianggap perlu.
  7. Menggunakan ruang induksi di luar ruangan.

Sumber: Clinical Textbook for Veterinary Technicians 6th Edition

Bab 19. Veterinary anesthesia

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: